Di Toko Ini, Ibu Bisa Pakai Barang Dulu Sebelum Membeli

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelayanan konsultasi dan pembelian produk Philips Consumer Experience Center (CEC) di Central Park Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    Pelayanan konsultasi dan pembelian produk Philips Consumer Experience Center (CEC) di Central Park Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Toko elektronik tidak perlu besar dan mewah untuk memberi pelayanan yang lengkap. Ruko kecil bisa menjadi one stop shoping atau toko serba ada yang lengkap dengan semua yang dibutuhkan oleh pelanggan.

    "Kami menghadirkan toko pertama dengan konsep pelanggan dapat membeli dan langsung mencoba. Mereka juga bisa berkonsultasi dengan tenaga ahli untuk membantu masalah dan permintaan para pembeli," kata Yongky Sentosa, Head of Personal Health Philips Indonesia di acara pembukaan Philips Consumer Experience Center atau CEC di Central Park Jakarta Barat, Rabu 11 Oktober 2017.

    Maria Veronica (Manajer Pemasaran Senior Philips Indonesia), Yongky Sentosa (Kepala Kesehatan Pribadi Philips Indonesia),Tuti Djafar (Kepala Perawatan Konsumen Philips Indonesia) di Acara Pembukaan Philips CEC di Central Park Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    Terdiri dari tiga lantai, setiap lantai di toko ini memberikan pelayanan yang berbeda sesuai dengan keperluan pelanggan. Lantai sau memamerkan lebih dari 24 produk yang dijual. Di sana ada tiga orang staf yang mampu memberikan masukan kepada pembeli. "Termasuk jika ada pelanggan yang datang untuk memperbaiki barang elektronik rumah tangga mereka," kata Tuti Djafar, Kepala Perawatan Konsumen Philips Indonesia. Di lantai ini juga terdapat sofa besar dan rak majalah untuk menemani pembeli bila perlu menunggu.

    Naik ke lantai dua, tersedia beberapa produk peralatan dapur Philips sekaligus area demonstrasi memasak. Pada area ini terdapat petugas yang menjelaskan dan memperagakan cara menggunakan berbagai produk yang dijual. "Ada airfryer dan petugas menunjukkan cara memasak kentang goreng tanpa minyak, sehingga pembeli bisa mencoba sendiri dan mereka tahu cara memakainya setelah sampai di rumah," kata Maria Veronica, Manajer Pemasaran Senior Philips Indonesia. Setelah demonstrasi masak dan penggunaan berbagai peralatan dapur tadi, pembeli bisa mencicipi makanan dan minuman yang dihasilkan dari proses tadi.

    Demo penggunaan produk Philips di Philips Consumer Experience Center (CEC) di Central Park Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    Adapun lantai tiga merupakan tempat para teknisi memperbaiki berbagai peralatan elektronik rumah tangga yang rusak. Yongki menjelaskan, targetnya 85 persen perbaikan yang dilakukan selesai di tempat atau barang yang rusak kembali bisa digunakan pada hari itu juga. "Kami percaya hidup sehat itu berasal dari rumah,” ujar Yongky Sentosa. Sebab itu, penting bagi konsumen untuk mengetahui bagaimana menggunakan peralatan rumah tangga yang mereka beli dan melakukan perbaikan dalam waktu cepat.

    Ahli teknis melakukan perbaikan produk Philips Consumer Experience Center (CEC) di Central Park Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    Seorang pengunjung di Philip Consumer Experience Center, Nuti mengatakan terbantu dengan adanya toko yang dapat memperagakan bagaimana cara menggunakan berbagai produk elektronik rumah tangga yang kian canggih. "Saya suka konsepnya, ada peragaan penggunaan produk itu membantu saya untuk tahu bagaimana cara memakainya," ujarnya yang memperhatikan cara memasak tanpa minyak menggunakan airfryer.

    Selain di Central Park, Yongki menambahkan, rencanaya Philip CEC akan dibuka di Pondoh Indah dan Kelapa Gading pada akhir bulan ini.

    Baca juga:
    Peralatan Elektronik di Rumah Bolak Balik Rusak, Apa yang Salah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.