Tanda-tanda Penuaan, Orang Indonesia Paling Takut Kena Encok

Ilustrasi nyeri kaki saat lari. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Herbalife Nutrition melakukan survei kesehatan terhadap 11 negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Dari survei yang dilakukan secara online sepanjang Maret 2017 ini melibatkan 500 responden berusia 40 tahun ke atas dan dibagi rata antara perempuan dan laki-laki. Kepala Kesehatan dan Nutrisi Herbalife, Dr. John Agwunobi mengatakan penentuan usia responden 40 tahun dilakukan karena pada usia ini biasanya seseorang mulai merasakan penuaan.

Hasil survei menunjukkan lebih dari 50 persen responden dari Indonesia paling khawatir dengan tanda-tanda penuaan yang berhubungan dengan sakit atau nyeri pada persendian. Isu tentang nyeri sendi atau biasa disebut encok ini, menurut John Agwunobi mengalahkan kekhawatiran terhadap penyakit pada mata, jantung, otak, pencernaan, berat badan, dan kulit. "Mereka berpikir sakit pada tulang dan sendi yang paling berdampak pada kondisi fisik dan terkait penuaan," ujar John Agwunobi di acara Herbalife Wellness Tour 2017 di Jakarta International Expo, Selasa, 10 Oktober 2017.

John Agwunobi menjelaskan, seseorang akan kehilangan massa atau kepadatan tulang pada saat mereka menua. Pada wanita, kondisi terjadi pada wanita saat memasuki masa menopause. Tulang menjadi kurang padat seiring bertambahnya usia karena berbagai alasan, semisal gaya hidup yang kurang aktif. Pada wanita, menopause memicu hilangnya mineral dalam jaringan tulang. Adapun pada pria, penurunan kepadatan tulang berpengaruh terhadap hormon seks. Selain itu, tulang juga mulai kehilangan kalsium dan mineral lainnya pada saat penuaan.

Sebelum penuaan itu datang dan kepadatan tulang menurun, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat, John Agwunobi mengatakan, dapat dilakukan dengan menjaga asupan kalsium dan vitamin D. Kalsium ibarat balok yang menyusun bangunan tulang, sedangkan Vitamin D membantu tubuh menyerap dan mengolah kalsium. Kedua nutrisi ini menjadi dasar tulang sehat.

Baca juga:

Kiat Sederhana Menangkal Radang Sendi
4 Hal yang Disarankan Ahli Saat Nyeri Sendi Muncul






5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

48 menit lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

8 jam lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

1 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

2 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

3 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

3 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

4 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

5 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

6 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

Teh matcha, yang memiliki kandungan kafein dan antioksidan lebih banyak daripada teh hijau, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?


DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

7 hari lalu

DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

DKI Jakarta menargetkan penurunan 41 persen polutan berbahaya PM2,5 pada 2030 melalui tiga strategi dan 75 rencana aksi pengendalian pencemaran udara.