Minggu, 18 Februari 2018

Tanda-tanda Penuaan, Orang Indonesia Paling Takut Kena Encok

Reporter:

Astari Pinasthika Sarosa

Editor:

Rini Kustiani

Rabu, 11 Oktober 2017 11:08 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanda-tanda Penuaan, Orang Indonesia Paling Takut Kena Encok

    Ilustrasi nyeri kaki saat lari. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Herbalife Nutrition melakukan survei kesehatan terhadap 11 negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Dari survei yang dilakukan secara online sepanjang Maret 2017 ini melibatkan 500 responden berusia 40 tahun ke atas dan dibagi rata antara perempuan dan laki-laki. Kepala Kesehatan dan Nutrisi Herbalife, Dr. John Agwunobi mengatakan penentuan usia responden 40 tahun dilakukan karena pada usia ini biasanya seseorang mulai merasakan penuaan.

    Hasil survei menunjukkan lebih dari 50 persen responden dari Indonesia paling khawatir dengan tanda-tanda penuaan yang berhubungan dengan sakit atau nyeri pada persendian. Isu tentang nyeri sendi atau biasa disebut encok ini, menurut John Agwunobi mengalahkan kekhawatiran terhadap penyakit pada mata, jantung, otak, pencernaan, berat badan, dan kulit. "Mereka berpikir sakit pada tulang dan sendi yang paling berdampak pada kondisi fisik dan terkait penuaan," ujar John Agwunobi di acara Herbalife Wellness Tour 2017 di Jakarta International Expo, Selasa, 10 Oktober 2017.

    John Agwunobi menjelaskan, seseorang akan kehilangan massa atau kepadatan tulang pada saat mereka menua. Pada wanita, kondisi terjadi pada wanita saat memasuki masa menopause. Tulang menjadi kurang padat seiring bertambahnya usia karena berbagai alasan, semisal gaya hidup yang kurang aktif. Pada wanita, menopause memicu hilangnya mineral dalam jaringan tulang. Adapun pada pria, penurunan kepadatan tulang berpengaruh terhadap hormon seks. Selain itu, tulang juga mulai kehilangan kalsium dan mineral lainnya pada saat penuaan.

    Sebelum penuaan itu datang dan kepadatan tulang menurun, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat, John Agwunobi mengatakan, dapat dilakukan dengan menjaga asupan kalsium dan vitamin D. Kalsium ibarat balok yang menyusun bangunan tulang, sedangkan Vitamin D membantu tubuh menyerap dan mengolah kalsium. Kedua nutrisi ini menjadi dasar tulang sehat.

    Baca juga:

    Kiat Sederhana Menangkal Radang Sendi
    4 Hal yang Disarankan Ahli Saat Nyeri Sendi Muncul


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Diet: Makanan Penurun Berat Badan

    Makanan yang kaya serat, protein dan vitamin cocok bagi orang yang sedang diet.