Chelsea Islan Tahu Obat Manjur untuk Kanker Payudara dari Mama

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris cantik Chelsea Islan, menjadi pembicara dalam acara World Tolerance Conference (WTC) Purwakarta, yang digelar Senin-Rabu, 22-24 Mei 2017. WTC diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari 25 negara.TEMPO/Nanang Sutisna

    Aktris cantik Chelsea Islan, menjadi pembicara dalam acara World Tolerance Conference (WTC) Purwakarta, yang digelar Senin-Rabu, 22-24 Mei 2017. WTC diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari 25 negara.TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Jakarta - Chelsea Islan aktif dalam kampanye peduli kanker payudara. Aktris yang lahir di Washington DC, Amerika Serikat, 22 tahun lalu itu mempelajari penyakit ini dari ibunya, Samantha Barbara yang mengidap kanker payudara.

    Baca juga:
    Chelsea Islan Kaget Pria Bisa Terserang Kanker Payudara
    5 Tip Merawat Kecantikan buat Penyintas Kanker Payudara

    "Banyak sekali kisah survivor kanker payudara yang meningkatkan inspirasi, salah satunya adalah mamaku sendiri," kata Chelsea Islan kepada Tempo, Jumat 6 Oktober 2017. Chelsea menceritakan bagaimana Samantha Barbara mengajarkan dia untuk terus berpikir positif demi melawan kanker.

    Mamanya, menurut Chelsea Islan, juga mengajarkan agar jangan pernah menyerah dan tidak berputus asa. “Dia mengajarkanku kalau kanker itu bisa dilawan dengan pikiran yang positif,” ujar Chelsea yang bergabung dengan kampanye Love Pink, yang telah berjalan selama 3 tahun terakhir.

    Chelsea Islan berfoto bersama mamanya, Samantha Barbara. Instagram

    Penyakit kanker, Chelsea Islan melanjutkan, kerap membuat penderita dan orang-orang di sekitarnya berpikir tentang hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Namun Samantha Barbara, menurut dia, justru menunjukkan dan membangun semangat untuk melawan kanker.

    “Dengan pikiran positif, mamaku bisa melawan kanker dan itu terus menjadi inspirasi bagiku,” jelas Chelsea Islan. Menurut dia, bila kita berpikir kalau kanker bukan apa-apa atau bukan hal yang negatif, maka kita dapat membuat pikiran yang positif yang membantu melawan kanker.

    Selain berpikir positif, Chelsea Islan mengingatkan agar setiap perempuan dewasa mengecek kondisi kesehatan payudaranya, mulai dari cara yang paling sederhana yakni melakukan SADARI sampai mengikuti pemeriksaan mamografi.

    Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan menunjukkan sebanyak 8 dari 10 penderita kanker payudara lebih banyak terjadi pada perempuan berusia 50 tahun ke atas. Kanker payudara dapat disebabkan keturunan atau genetik, lingkungan, dan gaya hidup.

    Artikel lainnya:
    6 Mitos Kanker Payudara yang Harus Diabaikan
    Charlotte Haley, Tokoh di Balik Pita Pink Kanker Payudara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara