Dampak Nikotin dalam Likuid, Bahan Bakar Vape

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Sejumlah vape juice ditampilkan dalam dalam kompetisi Cloud Chasing di Vape Trade Convention (VTC), Meksiko, 11 Juni 2017. REUTERS/Victor Ruiz Garcia

TEMPO.CO, Jakarta - Rokok elektrik atau vaporizer atau vape tengah digandrungi masyarakat Indonesia karena dianggap lebih aman daripada rokok konvensional. Asumsi itu membuat sebagian masyarakat memanfaatkan rokok elektrik sebagai senjata untuk mengurangi atau bahkan menghentikan kecanduan terhadap tembakau. Benarkah rokok elektrik solusi untuk berhenti mencandu tembakau?

Baca juga:
Lagi, Dokter Ingatkan Bahaya Vape bagi Kesehatan
Penjelasan tentang Vaping Vs Rokok Konvensional
Siapa Bilang Vaping Lebih Aman? Simak Dulu Penjelasan Dokter

Rokok elektrik atau Electronic Nicotine Delivery System (ENDS) merupakan alat pengubah zat-zat kimia menjadi uap lalu mengalirkannya ke paru paru. Di dalam rokok elektrik, terdapat tabung berisi cairan yang dapat diisi ulang. Orang awam menyebut cairan itu likuid. Likuid sebagai bahan bakar rokok elektrik mengandung zat nikotin dengan kadar bervariasi.

Meski tahu rokok elektrik mengandung nikotin, masyarakat tetap merasa aman mengonsumsinya. Kepala Deputi Bagian Informasi, Komunikasi, dan Pendidikan Yayasan Jantung Indonesia, dr. Siska Suridanda Danny, SpJP(K), menjelaskan di Indonesia belum ada kajian mendalam terkait efek jangka panjang penggunaan rokok elektrik.

“Kami belum memiliki cukup data untuk menyatakan keamanan vape dikaitkan dengan kesehatan jantung. Kami belum tahu efek jangka panjang rokok elektrik karena produk ini tergolong baru di Indonesia," kata Siska di Jakarta. Namun demikian, kandungan nikotin pada rokok elektrik memiliki efek adiksi yang berpotensi menyebabkan kecanduan.

Siska mengutip sebuah studi yang dilakukan Institut Neurosains dan Perilaku Manusia, University of California, Los Angeles, Amerika Serikat. Studi yang dipimpin Profesor Psikiatri Edythe London pada 2011 itu menemukan hubungan kuat antara kecanduan nikotin pada remaja dengan rendahnya tingkat aktivitas otak, khususnya di korteks prefrontal.

Pada tingkat kecanduan yang lebih tinggi, nikotin bersifat toksik sekaligus mematikan karena memengaruhi perkembangan otak. Sebab itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta produsen rokok elektrik tidak membuat klaim bahwa menggunakan rokok elektrik menjadi cara aman untuk menghentikan kebiasaan merokok tembakau, sampai ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

TABLOIDBINTANG






Bos Wismilak Meninggal, Ini Profil Willy Walla

2 hari lalu

Bos Wismilak Meninggal, Ini Profil Willy Walla

Siapakah Willy Walla, Komisaris Utama PT Wismilak Inti Makmur Tbk yang meninggal. Berikut profilnya.


Faktor-faktor yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Naikkan Cukai Rokok

3 hari lalu

Faktor-faktor yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Naikkan Cukai Rokok

Pemerintah tetap berhati-hati dalam menetapkan kebijakan terhadap tarif cukai rokok agar tidak menganggu kesejahteraan petani tembakau.


Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

5 hari lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

6 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

6 hari lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

7 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

7 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

8 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

10 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Popocorn Lung Mengintai Pengisap Rokok Elektrik, Apa Itu?

10 hari lalu

Popocorn Lung Mengintai Pengisap Rokok Elektrik, Apa Itu?

Kecanduan rokok elektrik bisa menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya popcorn lung yang menyerang paru-paru.