Senin, 24 September 2018

MUA Film Pengabdi Setan, Darwyn Tse Wujudkan 3 Mimpi Sekaligus

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Darwyn Tse, special effect makeup artist Film Pengabdi Setan. Instagram

    Darwyn Tse, special effect makeup artist Film Pengabdi Setan. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Pengabdi Setan masuk dalam 13 dari 22 nominasi di Festival Film Indonesia 2017. Salah satu nominasi baru di FFI 2017, dan Film Pengabdi Setan juga ada di dalamnya adalah kategori penata rias terbaik. Makeup artist Film Pengabdi Setan Darwyn Tse mengaku senang mendengar kabar itu. "Enggak mikir untuk bisa masuk nominasi makeup terbaik di FFI. Ini bukan lagi urusan menang atau tidak," kata Darwyn Tse kepada Tempo saat ditemui di kediamannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat 6 Oktober 2017.

    Baca juga:
    Pengalaman Menakutkan Joko Anwar Saat Garap Pengabdi Setan
    Joko Anwar: Sudah Seharusnya Film Horor Dibuat dengan Respek 
    Film Pengabdi Setan, Jangan Sampai Setannya Ditertawakan Penonton

    Darwyn Tse lahir dan besar di Medan, Sumatera Utara. Menurut dia, kehidupannya selama 15 tahun di Medan cukup membosankan. Untuk menghilangkan kebosanan itu, Darwyn jadi doyan menonton film, terutama yang bergenre horor. Darwyn mengaku pertama kali menonton Film Pengabdi Setan pada usia 11 tahun. Saat itu, dia menilai jalan cerita film tersebut menarik, namun penampilan setannya biasa alias tidak seram sama sekali.

    Kisah pun berlanjut 29 tahun kemudian ketika Darwyn Tse dipercaya menangani makeup artist dengan efek khusus untuk film tersebut. Joko Anwar memilihnya menjadi perias untuk seluruh tokoh yang ada di Film Pengabdi Setan, mulai dari Ibu, nenek, sampai pasukan mayat hidup yang jumlahnya 25-30 orang.

    Darwyn Tse, special effect makeup artist Film Pengabdi Setan bersama karakter mayat hidup. Instagram

    Dalam film ini, Darwyn mengatakan, tiga mimpinya terwujud, pertama memegang kendali untuk riasan wajah para tokoh, serta berkolaborasi dengan dua idolanya, yakni Joko Anwar dan Ayu Laksmi. Berikut ini petikan wawancara Tempo dengan Darwyn Tse yang begitu cair dan diselingi tawa.

    Apa pendapatmu tentang Film Pengabdi Setan versi 1980?
    Aku pernah nonton waktu usia 11 tahun dan nonton lagi di tahun 2005. Waktu nonton kali kedua, aku perhatikan bagaimana makeup setannya. Istilahnya banyak yang bocor. Tangannya coklat seperti enggak diapa-apain, tapi wajahnya putih. Kostumnya juga masih putih bersih padahal ceritanya bangkit dari kubur. Matanya kayak bola pingpong dibagi dua terus ditempel ke mata. Jadi lucu. Ini adalah film yang aku tunggu-tunggu bagaimana supaya versi selanjutnya lebih baik lagi. Cuma aku tidak terpikir siapa yang membuat ulangdan siapa yang merias.

    Bagaimana ceritanya bergabung dengan Film Pengabdi Setan?
    Aku tahu tentang remake Film Pengabdi Setan dari media sosial. Dari situ aku senang banget, akhirnya ada yang membuat lagi film ini dan penasaran bagaimana nanti penampilannya. Kemudian pada April 2017 Line Producer Film Pengabdi Setan, Tia Hasibuan mengontak dan mengatakan kalau Joko Anwar ingin aku menjadi makeup artistnya. Wah, Abang (Joko Anwar) ini idolaku. Aku udah enggak bilang macam-macam, iya ajalah.

    Aku sampai bilang ke tempat kerja di La Salle College untuk izin demi menggarap film ini. Segala macam cara kulakukan supaya bos bisa kasih izin, mau enggak dibayar atau apalah terserah. Lagipula syutingnya enggak lama, 18 hari. Terus di-approve sama bos.

    Darwyn Tse, special effect makeup artist Film Pengabdi Setan. TEMPO | Rini Kustiani

    Setelah menerima pekerjaan ini, apa langkah pertama yang dilakukan?
    Aku dan tim, semua empat orang, kami baca dulu naskahnya. Kami bedah, mana tokoh yang perlu makeup biasa dan makeup dengan efek khusus. Kemudian kami estimasi butuh bahan apa saja dan belanja. Beberapa bahan yang penting antara lain lateks, wax, dan palet warna khususnya yang warna gelap, serta lensa kontak. Lateksnya tentu pakai yang aman untuk kulit, baik yang impor maupun lokal. Untuk lensa kontak ada sekitar 30 pasang.

    Jadi makeup artist untuk film apa saja?
    Soegija, Laura & Marsha, dan Arisan 2. Aku juga pernah main di Film Moon Cake sebagai polisi. Untuk special effect makeup artist di film, baru di Pengabdi Setan ini. Tapi ini bukan yang pertama kali aku bikin makeup artist dengan efek khusus. Aku kuliah di Victoria Colleges of Arts, di Melbourne, Australia, dan mengambil jurusan fine art dan performance art. Di sana aku belajar melukis dan teater.

    Nah, anggota teater di sana wajib bisa makeup sendiri. Saat itu aku mulai mengenal special effect makeup artist. Aku enggak punya guru langsung untuk special effect, semua belajar sendiri. Aku memperhatikan karya Dick Smith yang pertama menciptakan tata rias dengan efek khusus.

    Apa bagian terpenting dari makeup special effect?
    Sisi realistiknya. Kalau di kamera harus kelihatan seperti beneran, jangan sampai bocor. Misalnya percampuran dari prostetik ke kulit harus rapi dan mulus. Apalagi penonton zaman sekarang kritis sekali.

    Bagaimana menangani makeup untuk setiap karakter?
    Bu Ayu Laksmi yang menjadi Ibu selalu siap. Dia pasrah saya bentuk seperti apa saja. Cuma ternyata dia belum pernah pakai lensa kontak, jadi perlu belajar dulu karena dia mau pasang sendiri. Saya fans Ayu Laksmi karena saya suka nyanyiannya. Waktu Abang (Joko Anwar) bilang Ayu Laksmi main, ya ampun, dua mimpiku terwujud. Kalau Tara Basro (pemeran Rini) pakai makeup sendiri. Dia sudah pakai makeup sendiri, kemudian kalau mau ambil gambar tinggal di touch up sedikit.

    Special effect makeup artist Film Pengabdi Setan, Darwyn Tse sedang merias karakter ibu. Instagram

    Bagaimana seorang makeup artist membuat kesepakatan kerja?
    Biasanya kami punya harga sendiri buat film. Ada dua anggaran berbeda, yakni untuk belanja dan ongkos jasa. Biasanya setelah belanja diganti biaya belanja atau sejak awal ada perkiraan berapa banyak kira-kira anggaran belanja makeup-nya. Mengenai pembayaran jasa, untuk kru film biasanya dibagi menjadi tiga tahap. Seminggu sebelum syuting, pertengahan syuting, dan sisanya setelah syuting. Jadi saat film tayang, kami enggak ada urusan lagi.

    Bikin makeup seperti setan, memangnya pernah melihat setan?
    Aku percaya dengan apa yang aku dengar, lihat, dan rasakan. Lagipula kasihan lho setan-setan itu, ada yang punggungnya bolong, kan sakit. Mending diajak ngobrol. Ha..ha..ha..

    Artikel terkait:
    Joko Anwar Gandeng Dua Seniman Main Film Pengabdi Setan

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep