Cegah Kanker Payudara dengan Mengindari Makanan Ini

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi payudara. go4healthylife.com

    Ilustrasi payudara. go4healthylife.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik tua, muda, laki-laki, atau wanita. Namun terdapat satu penyakit kanker yang paling banyak menyerang wanita, yaitu kanker payudara.

    Baca juga:
    Mengenali Perempuan yang Berisiko Terkena Kanker Payudara
    Gejala Kanker Payudara Sering Disalahtafsirkan Penyakit Lain
    Cara SADARI, Periksa Payudara Sendiri Deteksi Kanker Payudara

    Kanker payudara menjadi penyebab kematian kelima akibat kanker pada wanita. Kendati belum diketahui pasti apa penyebabnya, para ahli di bidang kesehatan menemukan beberapa makanan yang menjadi pemicu atau bahan 'makanan' bagi sel kanker untuk tumbuh.

    1. Gula
    Sebuah studi di Italia yang diterbitkan oleh American Journal Clinical Nutrition menunjukan korelasi indeks glikemik dengan dengan kanker payudara. Dan gula merupakan salah satu bahan makanan dengan kadaar indeks glikemik yang tinggi. Makanan dengan indeks glikemik yang tinggi merupakan makanan yang memiliki dampak signifikan terhadap gula darah. Saat gula darah naik, tubuh melepaskan hormon insulin. Saat kadar insulin dalam darah tinggi, ini akan meningkatkan kadar estrogen bebas yang beredar. Ketika insulin dan kadar estrogen menempel pada reseptor, hal ini akan memicu percepatan pembelahan sel, termasuk sel kanker.

    Selain gula, pemanis buatan seperti aspartame dan sucralose juga dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Di dalam pemanis mengandung insulin, dan seperti yang dijelaskan di atas, kadar insulin yang tinggi akan meningkatkan kadar estrogen bebas yang beredar, sehingga memicu percepatan pembelahan sel.

    2. Daging panggang
    Memanggang daging dianggap menjadi salah satu cara paling sehat mengolah daging, tapi tidak untuk penyakit kanker. Sebab, memanggang protein daging dengan suhu tinggi dapat meningkatkan amina heterosiklik (HCAs), yang merupakan senyawa penyebab kanker.

    3. Lemak hewani
    Lemak jenuh pada produk hewani dapat memicu peningkatan kadar estrogen dan prolaktin, yang dapat menyebabkan kanker, khususnya kanker payudara.

    4. Produk olahan susu
    Salah satu bahan kimia kerap diberikan kepada hewan ternak, khususnya adalah rGBH. Zat kimia ini mampu mempercepat dan menambah produksi susu pada sapi. Susu yang dihasilkan dari sapi yang menyerap senyawa kimia tadi kadar growth factor-1 (IGF-1) yang tinggi. Growth factor-lah yang mengatur diferensiasi dan pembagian sel dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan resiko kanker payudara terutama pada mereka yang memiliki sel kankernya.

    Para ahli juga telah menemukan kaitan antara asupan kalsium tinggi dan pengembangan kanker. Ini karena produk susu kaya kalsium dan bisa menurunkan hormon, sebesar 1,25-dihydroxyvitamin D3. Hormon ini bertugas melindungi seseorang dari sel kanker.

    5. Makanan kaleng
    Semua kaleng yang digunakan untuk menyimpan makanan terbuat dari bahan kimia yang disebut bisphenol-A atau BPA. Bahkan paparan kecil terhadap BPA dapat meningkatkan risiko kanker payudara, kanker prostat, infertilitas, pubertas dini, gangguan metabolisme dan diabetes tipe 2. Disarankan untuk membeli bahan makanan yang segar dari pasar daripada memilih kaleng.

    6. Roti
    Roti biasanya telah dicampur dengan potassium bromate yang berpotensi sebagai karsinogen. Inilah salah satu makanan yang cenderung menyebabkan kanker.

    BISNIS | NAWIR ARSYAD AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.