Sroto Klamud, Soto Kelapa Muda

Sroto Klamud, soto khas Purbalingga, Jawa Tengah yang disajikan menggunakan wadah batok kelapa. TEMPO | BETHRIQ KINDY ARRAZY

TEMPO.CO, Purbalingga - Bagi masyarakat karesidenan Banyumas, sroto merupakan sebutan lain dari soto. Selain memiliki nama yang unik, hal tersebut berlaku dengan cara penyajiannya.

Sroto pada umumnya menggunakan wadah mangkuk yang berisi irisan ketupat, bihun, taoge, irisan bawang goreng, daging, dan kerupuk. Bahan-bahan itu kemudian disiram dengan kuah kaldu dan ditaburi kacang tanah yang dihaluskan. Di Purbalingga, ada sroto yang disajikan dengan menggunakan batok kelapa, lengkap dengan serabutnya sebagai ganti mangkuk. Sroto kelapa muda ini kemudian populer sebagai kuliner khas Purbalingga dengan sebutan Sroto Klamud.

Seorang pembuat sroto klamud, Hadiyah Rubi Wahyuni, 39 tahun, mengatakan selain menggunakan wadah dari batok kelapa, ada keunikan lain dari hidangan ini. Sroto klamud tidak menggunakan bihun sebagai isian, melainkan diganti dengan kelapa muda serut. "Sedangkan kuahnya tetap menggunakan kaldu dan tidak ada tambahan air kelapa karena kalau dicampur rasanya agak asam," kata Hadiyah saat ditemui Tempo.

Sroto Klamud, soto khas Purbalingga, Jawa Tengah yang disajikan menggunakan wadah batok kelapa. TEMPO | BETHRIQ KINDY ARRAZY

Hadiyah menjelaskan cara mengolah kelapa muda agar enak disantap sebagai isian sroto. Caranya, garami serutan kelapa muda yang berumur 2 bulan kemudian kukus selama 30 menit. Tujuannya, menurut dia, mengurangi rasa bau kelapa mentah. Hasil dari kukusan kelapa muda ini memberikan cita rasa yang kenyal dan segar pada sroto. "Akan lebih lezat jika ditambahi sambal kacang," katanya.

Ide membuat sroto klamud bermula ketika Hadiyah mendapatkan hasil panen kelapa muda yang berlimpah. Melihat banyaknya batok kelapa yang terserak di rumah, dia berinisiatif membuatnya sebagai mangkuk sroto, dan daging kelapa muda sebagai pengganti bihun.

Satu porsi sroto klamud ayam kampung seharga Rp 18 ribu, sedangkan yang isinya daging sapi atau babat dijual Rp 20 ribu. Buat pelanggan yang enggan bersantap dari wadah batok kelapa, Hidayah juga menyediakan sroto yang tersaji di mangkuk dengan harga Rp 15 ribu. Untuk menjamin higienitas makanan, batok kelapa hanya digunakan sebagai wadah sroto sekali saja. Untuk memenuhi permintaan pelanggan, saban hari Hidayah membutuhkan 100-200 butir kelapa, dan sekitar 300 butir kelapa di akhir pekan.

Warung sroto klamud Hadiyah terletak di Desa Toyareja, Purbalingga, Jawa Tengah. Kendati harus melewati area persawahan untuk menjangkaunya, banyak pelanggannya yang berasal dari luar kota. Seorang pengunjung, Anton Hermawan, 46 tahun, mengatakan sudah dua kali makan sroto klamud buatan Hadiyah. "Rasanya enak dan unik karena kelapa muda biasanya disajikan sebagai minuman," ujarnya.

BETHRIQ KINDY ARRAZY






Kalau ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Coba Ragam Kuliner Asiknya

4 hari lalu

Kalau ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Coba Ragam Kuliner Asiknya

Di Tanjung Lesung hingga kawasan lainnya di Banten, sate bisa disajikan dari ikan. Hanya saja, ikan bandengnya tanpa duri.


4 Kudapan Goyang Lidah Kuliner Sulawesi Selatan

4 hari lalu

4 Kudapan Goyang Lidah Kuliner Sulawesi Selatan

Kuliner khas Sulawesi Selatan banyak ragamnya, setidaknya 4 kudapan popuker ini mewakilinya.


Kuliner Khas Kebumen yang Sayang Kalau Anda Lewatkan, Sate Ambal Salah Satunya

6 hari lalu

Kuliner Khas Kebumen yang Sayang Kalau Anda Lewatkan, Sate Ambal Salah Satunya

Kebumen ebagai daerah wisata, Kebumen selain memiliki obyek wisata alam dan sejarah, juga mempunyai kuliner khas. Sate Ambal salah satunya.


6 Kuliner Khas Sulawesi Selatan yang Paling Dicari, Pisang Epe sampai Pallubasa

6 hari lalu

6 Kuliner Khas Sulawesi Selatan yang Paling Dicari, Pisang Epe sampai Pallubasa

Ragam kuliner dari Provinsi Sulawesi Selatan, apa saja selain coto Makassar dan sop Konro? Perlu coba Pallubasa.


Jakarta Kulinary Edition 2022, Berburu Kuliner Sambil Rayakan Halloween di Kuningan City

7 hari lalu

Jakarta Kulinary Edition 2022, Berburu Kuliner Sambil Rayakan Halloween di Kuningan City

Jakarta Kulinary Edition kali ini, Kuningan City Mall juga mempersembahkan activity spesial edisi Halloween yang dapat dinikmati oleh pengunjung.


Wisatawan ke Semarang Jangan Lewatkan Cicip 7 Kuliner Khas Ini

7 hari lalu

Wisatawan ke Semarang Jangan Lewatkan Cicip 7 Kuliner Khas Ini

Saat pergi ke Semarang, jangan lupa untuk menikmati sejumlah kuliner khas yang bisa menggoyang lidah.


Berkunjung ke Jambi? Nikmati Tiga Makanan Khas Jambi

7 hari lalu

Berkunjung ke Jambi? Nikmati Tiga Makanan Khas Jambi

Burgo, gulai terjun, hingga kerutup ikan siap memanjakan lidah para penggemar kuliner yang kebetulan berkunjung ke Jambi. Berikut rinciannya.


Wisata Kuliner di Old Shanghai, Bersantap Nikmat dengan Suasana Kampung Cina

8 hari lalu

Wisata Kuliner di Old Shanghai, Bersantap Nikmat dengan Suasana Kampung Cina

Old Shanghai Sedayu City adalah sentra kuliner yang dibangun dengan tema kampung Cina.


5 Rekomendasi Kuliner di Taman Jajan Bintaro

8 hari lalu

5 Rekomendasi Kuliner di Taman Jajan Bintaro

Sentra kuliner di Bintaro itu menyediakan banyak makanan dengan konsep food court.


6 Kuliner Khas Jambi, Ada Burgo dan Gulai Talang

9 hari lalu

6 Kuliner Khas Jambi, Ada Burgo dan Gulai Talang

Kuliner khas Jambi sangat beragam, berikut 5 di ntaranya seperti gulai talang, tempoyak, burgo dan lainnya.