Minggu, 21 Oktober 2018

Cek Tanda-tanda Penuaan Selain di Kulit

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wajah berkeriput. Shutterstock.com

    Ilustrasi wajah berkeriput. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penuaan tidak selalu identik dengan kulit, meskipun ciri-ciri yang terlihat dengan jelas adalah pada kulit. Musababnya, yang mengalami penuaan adalah seluruh sel pada tubuh. Proses penuaan dapat dihambat agar fungsi tubuh tetap optimal.

    Baca juga:

    6 Rahasia Mencegah Penuaan Dini, Tak Perlu Diet
    Tabir Surya Ternyata Dapat Melawan Tanda Penuaan

    Penuaan Dini sudah Dimulai di Usia 20-an, Cegah Sejak Muda

    Dokter Haekal Yassier Anshari, M.Biomed., FIAS mengatakan penuaan dapat membuat fungsi tubuh menurun, sehingga memicu datangnya penyakit seperti hipertensi, jantung, diabetes dan lainnya. “Kita dapat memperlakukan penuaan seperti mencegah penyakit lain, sehingga tetap bisa hidup berkualitas meskipun bertambah usianya,” ujar Haekal di Jakarta.

    Penuaan dapat dihambat dengan menjalankan pola makan yang teratur, berolahraga, tidak merokok, dan minum alkohol serta mengendalikan stres. Meski sudah menjalankan pola hidup sehat tersebut, fungsi tubuh juga akan mengalami penurunan, karena hormon juga mulai menurun. Penurunan hormon dapat diketahui dengan sejumlah pemeriksaan, termasuk pemeriksaan darah.

    Ilustrasi keriput. shutterstock.com

    Hormon yang kurang dapat dikoreksi dengan metode terapi hormon atau yang dikenal dengan istilah hormon replacement therapy. Bentuk hormon untuk injeksi yang digunakan ada yang sintetis dan bio identical yang mirip dengan hormon tubuh. Ada juga yang berbentuk pil atau krim topikal. Kedua jenis hormon ini sudah terbukti secara klinis.

    Dokter Haekal menjelaskan pada pria hormon yang berkurang adalah hormon testosteron sedangkan pada perempuan hormon estrogen dan progesteron. Gejala penurunan hormon pria dapat terjadi pada usia 45 tahun ke atas, seperti mudah lelah, mudah mengantuk sehabis makan malam, kemampuan olahraga berkurang, dan lainnya. "Dikhawatirkan juga kemampuan seksual berkurang dan ereksi kurang keras,” ujar dokter yang menjadi pembawa program acara Ayo Hidup Sehat di salah satu televisi swasta.

    Sementara pada wanita, saat usia 43 tahun dianjurkan untuk cek hormon. Saat usia tersebut wanita masuk masa peri menopause, masa di mana 5-10 tahun sebelum masuk masa menopause. "Pada masa ini sudah muncul gejala menopause seperti haid mulai tidak teratur, malas berhubungan seksual, gampang gemuk, sulit turun berat badan, gangguan mood naik turun, kulit kering dan muncul keriput halus,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.