1000 Cita Rasa Kopi Indonesia di Hari Kopi Sedunia

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kopi hitam. shutterstock.com

    Ilustrasi kopi hitam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat ini kopi bukan sekadar minuman biasa. Kopi telah berevolusi menjadi bagian dari gaya hidup, terutama di kalangan masyarakat urban. Tak hanya sebagai teman untuk menikmati waktu di pagi hari, kopi juga menjadi teman bekerja serta bersantai bersama teman-teman. Tren kopi yang kian mendunia ini kemudian melahirkan sebuah gagasan peringatan Hari Kopi Sedunia tiap 1 Oktober. Peringatan ini telah dimulai sejak 2015.

    Menariknya, Indonesia pun menjadi bagian besar dari perayaan ini. Bagaimana tidak, menurut data International Coffee Organization (ICO) pada 2014, Indonesia merupakan negara ke-4 sebagai penghasil kopi terbesar di dunia. Selain produksinya yang terbesar, Indonesia juga merupakan negara yang memiliki varietas jenis kopi beragam yang tiap varietasnya memiliki keunikan masing. Dilansir dari Remarkable Indonesian Coffee, kopi Indonesia tersebar mulai dari pulau Sumatera hingga tanah Papua.

    General Manager Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto mengatakan bahwa masih perlu adanya edukasi bagi masyarakat Indonesia terkait tumbuhan dan minuman kopi. Menurutnya sungguh disayangkan apabila Indonesia sebagai negara penghasil biji kopi tersbesar di dunia, tetapi tidak diiringi dengan pengetahuan memadai masyarakat mengenai kopi. Berdasarkan keinginan dan kenyataan tersebut, Ferry pun mencetuskan sebuah konsep acara bertajuk URBAN LIFE: Coffee, Fashion & Sneakers.

    Mal Ciputra menghadirkan 10 stand kopi yang menjual biji kopi, kopi seduh, hingga alat seduh kopi di Center Ground Mal Ciputra, Jakarta, Jumat, 29 September 2017. TEMPO/Tsarina Maharani

    Selain menjadi ajang peringatan Hari Kopi Sedunia, Ferry berharap acara ini dapat menjadi wadah bagi kaum urban mendapatkan pengetahuan mengenai kopi. Agar tidak membosankan, ia pun memadukan fashion dan sneakers yang juga saat ini tengah diminati oleh kalangan urban.

    Mal Ciputra menghadirkan 10 stand kopi yang menjual biji kopi, kopi seduh, hingga alat seduh kopi di Center Ground Mal Ciputra, Jakarta, Jumat, 29 September 2017. TEMPO/Tsarina Maharani

    “Ingin memberikan pengalaman dan edukasi mengenai kopi. Masak negara penghasil kopi tidak mengerti kopi. Menurut saya, kopi itu tidak cuma sekadar minuman. Tetapi di dalamnya ada profesi dan juga karya seni,” tutur Ferry.

    Mal Ciputra menghadirkan 10 stand kopi yang menjual biji kopi, kopi seduh, hingga alat seduh kopi di Center Ground Mal Ciputra, Jakarta, Jumat, 29 September 2017. TEMPO/Tsarina Maharani

    Untuk memberikan pengalaman dan informasi yang nyata mengenai varietas kopi Indonesia, Mal Ciputra bersama kopikini.com akan membagikan 1000 cupping kopi yang terdiri dari berbagai biji-bijian kopi Indonesia pada 1 Oktober 2017.

    TSARINA MAHARANI


    Baca juga:

    Ketahui Tips Saat Cupping Kopi
    Dosis Minum Kopi yang Bikin Umur Panjang
    Cemas Lihat Buih Kopi? Mungkin Anda Trypophobia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.