Pasangan Terlalu Banyak Bicara, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan jenuh. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan jenuh. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki pasangan dengan kebiasaan berbicara terlalu banyak sepanjang waktu bisa berdampak positif dan negatif. Beberapa saat bersamanya mungkin terasa menyenangkan karena terlibat dalam obrolan seru, apalagi soal cinta. Tapi lama-lama, Anda juga akan merasa lelah karena ia terus-menerus berbicara.

    Pasangan terus saja mengajak Anda berbicara seolah tidak pernah kehabisan topik untuk dibahas. Akibatnya, Anda pun merasa lelah sendiri. Berikut adalah beberapa alasan yang menjelaskan mengapa pasangan banyak bicara, seperti dilansir Boldsky.

    1. Pasangan seorang ekstrover
    Ada orang yang lebih suka diam dan ada yang ingin terus berbicara sepanjang waktu. Berbicara tampaknya membuat mereka tetap bersemangat dan bahagia. Introver merasa lelah saat harus berbicara terlalu banyak atau berinteraksi dengan orang lain terlalu lama. Jadi, jika pasangan Anda banyak berbicara, bisa jadi dia seorang ekstrover.

    2. Pasangan narsis
    Jika pasangan menghabiskan sebagian besar waktu untuk membicarakan tentang dirinya sendiri, maka bisa jadi dia seorang yang narsisis. Beberapa orang memiliki kebiasaan membayangkan diri mereka sebagai pusat alam semesta. Mereka cenderung menjadikan diri mereka subyek utama dari semua percakapan.

    3. Pasangan pandai berartikulasi
    Beberapa orang memiliki seni berbicara. Mereka bisa memilih kata-kata yang tepat dan membentuk kalimat yang indah. Orang seperti itu tampaknya berbicara lebih dari rata-rata orang pada umumnya karena mereka ingin menunjukkan keahlian mereka.

    4. Rasa tidak aman
    Orang yang memiliki rasa tidak aman dan ketakutan yang tersembunyi cenderung menutupi perasaan yang sebenarnya dengan mengalihkan perhatian mereka pada orang lain.

    5. Stres
    Banyak orang memiliki kecenderungan untuk melampiaskan stres dengan terus-menerus berbicara dengan orang lain tentang masalah mereka. Tapi mereka melakukannya hanya saat sedang stres.

    Bagaimana untuk menanganinya?
    Pertama, kenali alasan mengapa pasangan berbicara terlalu banyak. Kemudian lihat apakah pasangan melakukannya hanya kepada Anda atau kepada semua orang.

    Jika pasangan berbicara terlalu banyak kepada semua orang, maka dia mungkin memerlukan terapi. Juga, ketika seseorang berbicara terlalu banyak saat Anda sibuk, Anda selalu bisa memberi tahu mereka bahwa Anda tidak punya waktu untuk mendengarkannya. Bukan hal yang kasar untuk secara terbuka memberitahukan ketidaknyamanan Anda.

    Artikel lain:
    Wanita Libra Itu Pasangan Idaman Setiap Orang, Sebab...
    Kiat Menghindari Perselisihan Sebelum Acara Pernikahan
    Nikah Siri, Pertimbangkan Dampak ke Anak, Istri, dan Diri Sendiri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.