5 Bekal Fresh Graduate Sebelum Melamar Kerja

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisudawan mengenakan topi wisuda berhias tulisan kreatif saat upacara kelulusan mereka di Universitas California, San Diego, AS, 17 Juni 2017. REUTERS/Mike Blake

    Seorang wisudawan mengenakan topi wisuda berhias tulisan kreatif saat upacara kelulusan mereka di Universitas California, San Diego, AS, 17 Juni 2017. REUTERS/Mike Blake

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelulusan setelah kuliah merupakan salah satu tahap yang menyenangkan bagi mahasiswa. Dia tidak perlu lagi mendatangi kelas, mengerjakan tugas, dan perintah lainnya dari dosen. Tak heran momentum kelulusan menjadi salah satu kenangan indah bagi banyak orang. Baca: Kiat Fresh Graduate Dapatkan Pekerjaan Impian

    Namun ketahuilah kalau itu hanyalah kesenangan sesaat, khususnya buat fresh graduate yang belum punya pengalaman untuk masuk ke dunia kerja. Mereka akan menghadapi satu fase di mana harus hidup mandiri, bekerja, mendapatkan penghasilan untuk memenuhi berbagai kebutuuhan hidup, baik dengan mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri.

    Mengutip laman Jobberman, berikut beberapa tips buat fresh graduate untuk mengawali karir.

    1. Buat CV dan surat lamaran yang profesional
    Langkah pertama adalah membuat Curriculum Vitae atau CV dan surat lamaran. CV dan lamaran merupakan profil pencari kerja yang berisi informasi diri, pendidikan, pengalaman, dan keterangan terkait lainnya. Buatlah CV dan surat lamaran yang kreatif, karena saat ini zamannya kreatifitas seseorang dilihat. Buat CV dan lamaran secara ringkas, masukkan informasi yang penting saja.

    2. Mengikuti magang
    Bagian personalia perusahaan pasti akan melihat calon karyawan yang sudah memiliki pengalaman. Namun bagi seorang fresh graduate, pengalaman tersebut hanya sedikit, bahkan ada yang belum punya. Sebab itu, cobalah mengikuti magang dari perusahaan yang membuka program tersebut. Magang dapat menambah pengalaman, serta mengetahui bagaimana kondisi di dunia kerja. Baca juga: 6 Bekal Fresh Graduate Masuki Dunia Kerja

    3. Bekerja paruh waktu
    Bagi seorang fresh graduate yang merasa tidak enak meminta uang kepada orang tua, ini merupakan masalah. Meski menganggur, tapi tetap ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi, seperti pulsa, transportasi, mencetak CV, dan lain-lain.

    Freelance dapat menjadi solusi untuk masalah tersebut. Dengan bekerja paruh waktu, seseorang dapat mendapatkan uang tambahan. Banyak jenis pekerjaan paruh waktu yang dapat diikuti, misalnya menjadi panitia suatu acara, menulis artikel atau cerpen, atau menjadi guru privat.

    4. Menambah keterampilan
    Terkadang jurusan yang diambil saat kuliah kurang banyak diminati saat mencari pekerjaan. Oleh sebab, ikutilah beberapa kursus atau pelatihan untuk menambah keterampilan. Ikuti bidang pelatihan yang saat ini diburu banyak perusahaan, seperti pelatihan komputer, akuntansi, programmer, seni, dan banyak lagi. Mengikuti banyak pelatihan dapat menjadi nilai tambah yang dapat dimasukkan ke dalam CV dan surat lamaran.

    5. Melanjutkan pendidikan
    Jumlah lulusan Sarjana S1 kini sangat banyak. Akibatnya, persaingan untuk mendapatkan pekerjaan pada jenjang S1 terbilang ketat. Dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya atau pascasarjana, peluang untuk mendapatkan pekerjaan menjadi lebih besar. Artikel terkait: Tak Perlu Kerja Kantoran, Ini 4 Peluang Usaha buat Fresh Graduate

    NAWIR ARSYAD AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.