Rabu, 19 September 2018

Pekerjaan Terbaik buat Orang Libra, Diplomat sampai Pengacara

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita karier. Shutterstock.com

    Ilustrasi wanita karier. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Zodiak Libra menandai mereka yang lahir antara 23 September-22 Oktober. Libra adalah pribadi yang sangat senang berinteraksi dengan orang lain dan memiliki kemampuan dalam menjalin hubungan dengan banyak orang.

    Kemampuan ini membuat Libra dikenal sebagai sosok yang tepat untuk menjadi mediator atau penengah dalam berbagai aspek. Zodiak yang memiliki lambang timbangan ini, disebut juga mampu membaca dan memahami orang lain dengan lebih baik dibandingkan dengan zodiak lain.

    Berdasarkan sifat-sifatnya secara umum, ada empat karier yang cocok untuk pemilik zodiak Libra, seperti dilansir dari marieclaire.com.

    1. Travel/pariwisata
    Secara umum, zodiak Libra sangat senang berada di antara banyak orang sehingga bekerja untuk orang lain biasanya menjadi pilihan utama. Berkarier di bidang travel dan pariwisata bisa menjadi pilihan tepat bagi Libra.

    2. Hukum
    Kemampuan Libra membaca dan memahami orang lain bisa disalurkan dengan berkarier di bidang hukum sebagai seorang pengacara.

    3. Diplomat
    Gunakan kelebihan sebagai seorang Libra untuk meniti karier sebagai diplomat. Kekuatan Libra sebagai sosok yang ramah dan mudah menjalin hubungan bisa membuat orang berzodiak ini berkembang menjadi diplomat yang disegani.

    4. Penyelenggara acara
    Sebagai sosok yang mudah berteman dan mampu mendengarkan orang lain, menjalani karier di bidang penyelenggara acara bisa menjadi pilihan bagi Libra. Pesta ulang tahun, pertunangan, pernikahan, atau bahkan konser bisa sukses besar di tangan Libra.

    TSARINA MAHARANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.