Rabu, 24 Oktober 2018

10 Pelipur Lara Ibu Bekerja

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kerjaan menumpuk. Shutterstock

    Ilustrasi kerjaan menumpuk. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak ibu bekerja yang merasa bersalah ketika meninggalkan anaknya di rumah dengan pengasuh atau ke tempat penitipan anak. Ibu merasa sedih karena waktu untuk menemani anak justru dihabiskan untuk menyelesaikan pekerjaan. Baca: Alternatif Profesi Ibu Bekerja di Rumah

    Ketimbang terus memikirkan predikat ideal seorang ibu dan merasa sedih, sebaiknya ibu berhenti menyalahkan diri sendiri. Jauhkan rasa bersalah dengan beberapa tips berikut sepeti dikutip dari healthywomen:

    1. Ibu telah membiarkan anak tumbuh
    Anak-anak bertindak berbeda jika berada di dekat ibu mereka. Mungkin mereka akan lebih manja atau melakukan sesuatu yang aneh. Bila tidak berada di dekat orang tua, anak dapat membentuk pikiran dan perasaannya sendiri, tanpa mengharapkan penguatan dari ibu atau ayahnya.

    2. Ibu membuat seseorang bahagia
    Tidak mengapa meminta suami, nenek, kakek, bibi, paman, pengasuh, atau bahkan sahabat untuk mendampingi anak sementara waktu, misalnya ketika hendak pergi ke suatu acara. Siapa tahu orang-orang justru senang karena menjadi bagian dari momentum indah bersama anak. Jangan lupa minta mereka berfoto atau merekam video sehingga ibu bisa memutar kembali kenangan itu bersama dan si kecil di lain waktu. Baca juga: Perhatikan 6 Tanda Ibu Harus Berhenti Bekerja di Luar Rumah

    3. Ibu membuat pilihan yang tepat
    Jika ibu merasa cemas meninggalkan anak dengan pengasuh, itu sangat wajar. Jangan ragukan keputusan ibu. Yakin dan percaya bahwa ibu telah membuat pilihan yang tepat untuk diri sendiri dan keluarga.

    4. Normal minta bantuan agar semua berjalan lancar
    Ibu mesti membiasakan diri agar beberapa tugas dikerjakan oleh orang lain agar ibu dapat meluangkan waktu bersama keluarga. Misalnya menyewa jasa pembersih rumah, memesan makanan siap saji ketika ibu terlalu lelah memasak.

    5. Tak perlu memaksakan diri
    Ibu merasa tertekan karena banyak yang harus dilakukan. Bangun pagi untuk menyiapkan sarapan, membantu anak berangkat ke sekolah lalu mengantarnya, kemudian bekerja. Jangan biarkan rasa bersalah menghantui ibu. Ketahuilah kalau ibu telah melakukan yang terbaik.

    6. Nikmati waktu sebagai ibu bekerja
    Di tempat kerja, ibu dapat mengobrol bersama rekan di jam makan siang dan menikmati waktu luang. Tak masalah menikmati kesenangan sederhana saat bekerja. Simak: Kiat agar Ibu Bekerja Bisa Tetap Dekat dengan Anak

    7. Beberapa orang sengaja bikin ibu merasa bersalah
    Hindari semua pandangan negatif terhadap ibu bekerja. Biarkan saja mereka menilai betapa teganya ibu meninggalkan anak bersama pengasuh atau menaruh anak di tempat penitipan karena mereka tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tak perlu juga terlibat percakapan dengan orang yang selalu berpikiran negatif terhadap ibu bekerja.

    8. Ibu bekerja itu beruntung
    Ibu beruntung karena memiliki keluarga. Ubah sudut pandang di mana banyak orang mungkin iri dengan apa yang ibu miliki. Syukuri semua karunia ini.

    9. Ibu bisa meluangkan waktu lebih banyak bersama anak
    Ambil cuti dan habiskan waktu total bersama anak. Dengan bekerja, ibu juga bisa membelikan anak-anak hadiah dan mengajak mereka bepergian ke satu tempat yang indah.

    10. Wajar merasa sedih
    Menangislah ketika ibu melewatkan momentum saat anak mulai bisa berjalan, atau anak pertama kali mengucapkan kata 'mama' justru di hadapan pengasuh. Dengan mengakui apa yang ibu rasakan, ibu juga akan menghargai apa yang diperoleh dengan bekerja. Artikel terkait: Ibu Bekerja Mendorong Anak Perempuan Berkarier Cemerlang



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.